Selasa, 31 Oktober 2017

Jangan

Jangan mencari seseorang ketika kamu butuh saja, dan ketika sudah tidak kamu butuhkan, kamu buang seperti semula
Hal yang harus kamu ketahui, manusia tidak bisa hidup sendiri
Kita ini makhluk sosial, jangan mengandalkan dirimu sendiri
Karena, kelak semuanya bisa saja terbalik
Kamu yang merasa dirimu selalu mampu, akhirnya terpuruk juga.
Hidup tidak akan terasa lucu lagi untukmu
Jadi, mulai sekarang hargailah orang-orang disekitarmu

Senin, 30 Oktober 2017

Usaha

Jangan putus asa ketika kamu gagal
Ingatlah, kegagalan adalah awal dari kesuksesan
Teruslah mencoba.
Ada kalanya orang yang gagal akan berhasil
Kuncinya adalah bersabar dan berusaha
Karena, usaha tidak pernah mengecewakan hasil

Minggu, 29 Oktober 2017

Bingung

Aku duduk termenung di bawah cahaya bulan
Mengharapkan inspirasi-inspirasi menghampiriku
Tapi apa yang kuharapkan tidak sesuai dengan kenyataan

Bingung
Itu yang aku rasakan saat ini
Apa yang harus kutulis diblogku hari ini?
Apakah aku akan berhutang untuk yang pertama kalinya?
Tidak! Aku tidak akan pernah mau, walaupun hanya satu kali

Setelah sekian lama duduk termenung, satu per satu nyamuk mulai menghampiri
Dan terpaksa aku harus segera pulang
Kembali ke tempat tidur tersayang
Sambil berharap inspirasi itu segera datang

Sabtu, 28 Oktober 2017

Tere Liye, seorang penulis misterius


Selama ini sosok Tere Liye cukup misterius. Kisah hidupnya tidak terlalu banyak diekspos. Hal tersebut sepertinya memang sengaja dilakukan untuk menjaga kehidupan pribadinya. Ia tidak gemar tampil di layar kaca dan melakukan upaya eksistensi dengan membuat sensasi yang kerap dilakukan oleh para publik figur lainnya. Sosoknya yang sederhana memukau banyak orang.

Masa lalu Tere Liye tidak banyak diketahui. Namun, dari beberapa artikel yang memuat tentang profil atau biografi Tere Liye yang berkaitan dengan masa kecilnya diketahui bahwa ia adalah anak seorang petani. Ia lahir pada 21 Mei 1979 di daerah pedalaman Sumatera Selatan.

Ia adalah anak keenam dari tujuh bersaudara yang tumbuh dalam keluarga sederhana. Kehidupan masa kecil yang dilalui dengan penuh kesederhanaan membuatnya menjadi orang yang tetap sederhana pula hingga saat ini.

Sosoknya terlihat tidak banyak gaya dan tetap rendah hati dalam menjalani kehidupan. Tere Liye mengenyam pendidikan dasar di SDN 2 Kikim Timur, Sumatera Selatan.

Kemudian ia melanjutkan pendidikan ke SMPN 2 Kikim, Sumatera Selatan. Setelah itu, pendidikan menengah atasnya dihabiskan di SMAN 9 Bandar Lampung.

Saat menempuh pendidikan tinggi, ia merantau ke tanah Jawa dengan berkuliah salah satu universitas terbaik yaitu Universitas Indonesia dan berkuliah di Fakultas Ekonomi. Riwayat pendidikannya mampu menggambarkan sosok orang yang memiliki kecerdasan sehingga tidak heran bila karya-karyanya menjadi begitu fenomenal.

Tentang kehidupan asmaranya juga tidak terlalu banyak diketahui. Namun, saat ini ia telah menikah dengan seorang perempuan cantik bernama Riski Amelia dan dikaruniai dua orang anak, yaitu seorang anak laki-laki yang diberi nama Abdullah Pasai dan seorang anak perempuan bernama Faizah Azkia.

Fakta yang tidak banyak diketahui oleh banyak orang adalah bahwa nama Tere Liye bukanlah nama asli, melainkan hanya nama pena yang selalu disematkan dalam setiap novelnya. Nama aslinya diketahui dengan panggilan Darwis.

Saat ini ia diketahui bekerja sebagai karyawan kantoran dan berprofesi sebagai akuntan. Dengan tampilan khas yang sering menggunakan kupluk dan baju casual,Tere Liye mengatakan bahwa menulis baginya adalah hobi.

Tere liye mulai mulai menulis di koran-koran sejak SMA, saat kuliah, masuk kampus perubahan, yang dipenuhi banyak aktivitas kelas berat. Ia menemukan banyak pemikiran pemikiran baru yang tidak pernah Ia dengar sebelumnya. Juga buku-buku yang tidak pernah Ia baca sebelumnya.

Ternyata dulu sebelum tere liye berhasil menerbitkan beberapa bukunya, naskahnya sempat ditolak oleh salah satu penerbit. Ketika itu, Ia sempat ditolak oleh salah satu penerbit. Ketika itu, Ia tidak patah semangat dan terus mengirimkan naskah ke penerbit lain. Ketika akhirnya naskahnya diterima oleh salah satu penerbit, Ia pun berhasil menerbitkan buku. Respon masyarakat sangat bagus dan akhirnya sampai sekarang Tere Liye menjadi penulis yang produktif.

Penulis novel Tere Liye  mengaku tidak memerlukan waktu yang lama. Banyak novel yang ditulis oleh sastrawan bernama asli Darwis itu ditulis hanya dalam waktu singkat kurang dari satu bulan yaitu rata-rata tiga sampai empat pekan.

Namun menurut Darwis, hal tersulit dari sebuah karya tulis bukan terletak pada saat eksekusinya. Melainkan pada saat melakukan riset ataupun survei sebelum penulisan. Untuk Novel Pulang saja Darwis menghabiskan sekitar tiga sampai 6 bulan untuk melakukan riset.

Beberapa karya Tere Liye bisa anda lihat di bawah ini

Terima kasih

Jumat, 27 Oktober 2017

Berhenti sejenak

Bangunlah, jangan biarkan dirimu terus-terusan dalam keterpurukan
Kasihan badanmu, kamu menyiksa diri setiap hari
Kasian hatimu, terus-terusan merasa sakit
Apa kamu tidak bosan, selalu menunggu yang tidak pernah memberikan kepastian?
Apa kamu tidak pusing, memikirkan orang yang belum tentu memikirkan kamu?

Sudahlah, ayo berdiri, aku akan membantumu
Jangan biarkan hatimu berlabuh kepada orang yang salah, kawan
Orang yang tidak pernah menghargai perasaanmu
Orang yang tidak pernah peduli betapa khawatirnya kamu
Bahkan, orang yang tidak peduli jika kamu sedang merindukannya

Cobalah kamu lihat kedepan sana
Jalanmu masih amat panjang
Jangan hanya melihat satu orang saja
Disana, banyak sekali orang-orang yang mengharapkan kamu berhasil
Orang-orang yang selalu tersenyum hangat padamu dan orang-orang yang mengerti apa yang kamu rasakan

Mereka adalah Tuhanmu, Orang tuamu, Saudaramu, bahkan kerabatmu
Bahagia kan dulu mereka
Baru kamu memikirkan cinta

Kamis, 26 Oktober 2017

Khayalan

Aku pernah bermimpi hidup dan mati bersamamu
Aku pernah berharap kau mencintaiku apa adanya
Tapi apadaya? Semua hanya khayalan semata
Semua masih terlihat terlihat kelabu dan ...
Masih belum pasti

Rabu, 25 Oktober 2017

Kids zaman now

Kadang bingung sama kids zaman now
Udah berani ngerokok dan sebagainya, tapi belum bisa cari uang sendiri
Tubuh sudah diciptakan bagus, tapi dirusak begitu saja
Apa kata dunia? Calon penerus masa depan sudah menjadi korban
Masa depan masih panjang, pikir!
Jangan rusak tubuhmu, cintai badanmu
Mulailah berbenah untuk masa depan mulai sekarang